SANG PEMENANG

Selasa, 08 Desember 2009
Suatu ketika ada seorang anak yang mengikuti perlombaan balap mobil mainan. Dari banyaknya peserta, hanya mobil anak itulah yang kurang sempurna.

Yah, memang mobil itu tidak terlihat menarik. Dengan kayu yang sederhana dan sedikit lampu kedip diatasnya, tentu tak sebanding dengan hiasan mewah yang dimiliki mobil lainnya.

Tibalah saat hari final perlombaan. Setiap anak bersiap di garis start. Namun, sebelum lomaba dimulai, anak itu berkomat-kamit seperti sedang berdoa. Matanya terpejam, dengan tangan yang diangkat terbuka, ia berkata "Ya, aku siap!"

Dorrrr! perlomabaanpun dimulai, semua peserta mendorong mobilnya kuat-kuat. Semua mobil meluncur dengan cepat.

Setelah beberapa menit, tali lintasan telah terlambai tanda telah diputuskan pemenangnya. Akhirnya, anak itu yang menjadi pemenangnya.

Sebelum menyerahkan piala kemenangan, panitiapun berkata, " Hai jagoan, tadi sebelum pertandingan, apakah kamu berdoa agar diberikan kemenangan dalam perlomabaan ini?". Anak itu terdiam dan berkata, " Bukan Pak, bukan itu yang aku minta".

Ia lalu melanjutkan, " Sepertinya tidak adil untuk meminta kepada Alloh untuk menolongmu mengalahkan orang lain... Aku hanya mohon kepada Alloh supaya aku tidak menangis seandainya aku kalah".

dikutip dari buletin hamsah

by: santi komariah

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar