Hindari Tidur Dipagi Hari (kalau bisa)

Selasa, 08 Desember 2009
Di bulan Ramadhan, tidur merupakan suatu ibadah. Tetapi pesan dari ICC, jangan sampai tidurnya kebablasan ya, terutama untuk tidur dipagi hari. Sayang banget lho jika pagi-pagi dimana otak masih fresh, jiwa masih segar karena baru terisi makanan sahur, tetapi sumber energi yang kita masukkan ke tubuh ketika waktu sahur tersebut hanya terbuang di lapak kasur (karena tidur juga membutuhkan energi kan???).

Perjalanan waktu dimulai dari pagi hari dan berakhir pada malam hari. Allah SWT mengingatkan kepada kita semua bahwa waktu malam dijadikan untuk beristirahat dan siang dipergunakan untuk mencari sumber penghidupan atau beraktivitas. Dipagi harilah aktivitas manusia dimulai, mulai dari shalat subuh sampai dia menyiapkan untuk aktivitas-aktivitas kesehariannya. Dalam balap mobil Formula One (F1), posisi start mobil yang bagus sangat mempengaruhi posisi pada waktu finishnya. Begitu pula teman-temanku, manusia juga demikian. Orang yang sukses, memulai hari dengan sukses pula. Kapan sih hari itu dimulai, ya dipagi hari. Pelajar-pelajar China contohnya, kenapa mereka lebih maju daripada pelajar-pelajar Indonesia? Karena mereka pagi-pagi buta sudah mempersiapkan diri dan bahkan sudah berangkat ke sekolah atau kampus. Lha kita? Jam 5.30 masih tidur, jam 5 setelah shalat subuh malah tidur. Bagaimana kita bisa mengalahkan mereka jika dipagi hari kita tidak memulai hari dengan baik???

Ada seorang tukar sayur keliling, pagi-pagi buta sudah berangkat ke pasar. Akhirnya benar, ia menjadi pedagang sukses, memiliki rumah sendiri, dan membiayai pendidikan anak-anaknya sampai perguruan tinggi negeri. Seorang dosen di suatu kampus juga pernah bercerita bhwa gajinya sebagai dosen sebenarnya tidaklah seberapa, tetapi katanya demi gengsi terhadap tetangganya yang jika berangkat lewat dari jam 6 pagi ia malu, akhirnya selama melakukan hal itu bertahun-tahun ia bisa hidup berkecukupan, bahkan lebih sehingga dengan gaji sebagai dosen tersebut, ia dapat menunaikan ibadah haji pada bulan Desember tahun lalu. Seorang tukang fotocopi disuatu kampus lebih banyak pelanggannya karena ia buka jam 6 pagi dibandingkan para pesaingnya yang baru buka jam 8. Seorang pencari kerja lebih berhasil mendapatkan pekerjaan karena ia lebih berangkat pagi hari dibandingkan temannya yang juga sama-sama butuh untuk mencari kerja. Salah satu menilai tipikal seseorang diantaranya mudah, lihatlah apakah ia suka tidur pagi atau tidak. Jika suka atau hobby, berarti ia memiliki tipe ”a looser person” dalam mengarungi kehidupan dunia; perlu didorong dalam hidupnya, perlu sering-sering diingatkan, dan miskin kreativitas. Jika seseorang ingin sukses, ia mesti memulai start dengan baik. Jika ia ingin pintar, pagi hari ia mulai dengan persiapan yang matang untuk belajar. Dan jika ia ingin kaya, ia harus menguasai start dengan baik dengan mengarungi karunia Allah yang tersebar di bumi. Ingat, walaupun penjelasan ini seperti lebih cenderung kearah sudut pandang duniawi, tetapi Rasulullah pernah bersabda bahwa kefakiran / kemiskinan seseorang membuat ia menjadi kafir, dan ini yang lebih berbahaya.

***

Kembali untuk bulan Ramadhan, tidur memang suatu ibadah khususnya tidur di pagi harinya. Bolehlah kita tidur diwaktu tersebut. Tetapi harapan ICC, jangan sampai tidurnya kebablasan ya. Banyak hal-hal yang bisa kita lakukan dipagi hari tersebut selama bulan Ramadhan, seperti tilawah dan membaca terjemahannya, merapikan rumah (sambil olahraga), belajar, mencari nafkah (sumber penghasilan), dan sebagainya. Ingatlah prinsip jika kita ingin memulai hari dengan baik, diawali dengan baik pula. Masa sih orang lain sudah berlomba-lomba bahkan sudah mendapati rezeki, uang, ilmu, pahala, dan melakukan aktivitas yang banyak sedangkan kita masih tidur belum memulai apa-apa....

Tips-tips menghindari tidur pagi di bulan Ramadhan:
1. Biasakan tidur sebelum pukul 22.00 WIB. Dijamin deh untuk parameter usia remaja ke atas, jika sebelum pukul 22.00 sudah tidur, pagi harinya sulit untuk tidur sehingga bisa melakukan aktivitas-aktivitas yang lebih bermanfaat.
2. Biasakan untuk tidak mendekati apalagi menaiki atau menduduki tempat-tempat yang lembut seperti sofa, kasur, karpet, dll yang dapat sedikit saja merebahkan diri, maka seseorang sudah tertidur.
3. Berolahraga, minimal meregangkan persendian-persendian tubuh selama 10 menit.

Semoga ibadah di bulan Ramadhan kali ini menjadi yang terbaik dalam hidup kita.

Cara Memasak Sayur Asam


Hallo selamat pagi.... Setelah sekian lama kakak ICC tidak menyapa kamu-kamu (maklum sibuk alias sok sibuk, he he he), kali ini kak ICC akan memberikan kepada kamu suatu rumus cepat alias rumus jitu "Memasak Sayur Asam" (ngek.... kirain Mtk). Sayur asam ini bisa disebut khas Betawi. Caranya sangat mudah, cocok bagi kamu yang lagi 'kelaparan' di rumah, orang tua lagi keluar, sedang di kos dimana belum ada bahan makanan satu pun untuk di makan, atau untuk berbuka puasa bagi kamu-kamu yang hari ini berpuasa sunnah. Ok!



Bahan-bahan yang diperlukan:
Cukup hanya
  • Bawang merah (seperlunya)

  • Cabai merah (seperlunya, kalau mau pedas diperbanyak)

  • Terasi (tidak perlu banyak-banyak, cukup sekitar satu lekukan jari telunjuk)

  • Lengkuas (seperlunya)

  • Daun salam (seperlunya, hanya sekedar pewangi masakan)

  • Serangkaian kacang tanah, kacang panjang, melinjo dan daunnya, jagung, labu siyem atau pepaya mentah, dan cabai hijau (rangkaian bahan ini dipersiapkan seperlunya, jika kamu-kamu mau masak sepanci, ya iyalah jumlah yang persiapkan buanyaaak).


Cara kerjanya:
  • Serangkaian bahan seperti kacang tanah, kacang panjang, melinjo, dan sebagainya dicuci bersih, lalu dipotong-potong sesuai kebutuhan (bahasa Betawinya, di-potek-potek).

  • Bawang merah, cabai merah, dan terasi ditumbuk menjadi satu.

  • Lengkuas dipotong-potong melebar.

  • Setelah itu, ceburkan semua bahan diatas dalam air mendidih dan diaduk.

  • Tunggu sampai bahan-bahan seperti labu siyem atau pepaya matang.

  • Terakhir, ceburkan garam dan penyedap rasa seperlunya. Selesai.

The Rising Star; Pengajar ICC yang Tengah Bersinar, Siti Mawaddah


“Kak Mawaddah itu orangnya asyik, baik sama kami, sangat membantu jika ada pelajaran-pelajaran susah, pokoknya kreatif dech…" (Anna Wibiastuti Verahayu, Ketua OSIS SMP Bhayangkari 3 Jakarta yang juga peserta ICC kelas VIII)

Setiap masuk kelas ia membawa sesuatu hal yang baru, hingga murid selalu menunggu-nunggu. Pelajaran pun penuh dengan variasi, dengan beragam macam aksi. Memberi semangat pada semua, memberi dorongan untuk mencoba. Dengannya kelas menjadi lebih bernyawa, penuh kesungguhan namun tak hilangkan canda.

***

Amazing! Dua bulan berturut-turut jadi pengajar terbaik. Pencapaian yang pertama bagi seorang pengajar ICC. . . Yuk kita kenal lebih jauh dengan beliau. Nama beliau adalah Siti Mawaddah. Putri yang lahir sekitar 19 tahun silam ini memiliki kemampuan yang tak perlu diragukan ilmunya dalam mengajar. Coba tanya ke beliau tentang sin cos tan alias tangen (apaan tuh???), coba tanya pula tentang seluk-beluk pelajaran yang paling ditakuti oleh anak-anak SMP dan SMA, apalagi kalau bukan . . . jreng-jreng : Sains atau IPA, serahkan pada ahlinya, yaitu beliau. Beliau memiliki kemampuan mengajar yang unik pula agar para muridnya tidak akan merasa bosan ketika belajar. Biasanya beliau mengeluarkan trik atau jurus jitu seperti menggunakan istilah-istilah unik atau menjelaskan pelajaran dengan seni tulis yang bervariasi sehingga para muridnya akan merasa tertarik ketika membaca tulisan dan penjelasan materinya.

Kau adalah pahlawan sejati. Pengabdi yang tak pernah henti. Nasihatmu menenteramkan hati. Karena itulah kau sangat dihormati. Senyum yang selalu terbuka benar-benar melahirkan pesona. Sorot matanya tajam namun tak kesankan kejam.

Ucapannya tegas, tapi tak terasa keras. Dengan kasih dan penuh cinta, murid merasa nyaman dengannya.

Terima kasih telah mengajari mereka membedakan yang benar dan yang salah. Mendorong mereka untuk mempertahankan mimpi-mimpinya. Menunjukkan pada mereka untuk tidak terpengaruh oleh rintangan. Dan mengubah kebingungan mereka menjadi senyuman. Dan kau pun telah mengajari kami dengan ketulusan jiwa dan semangat penuh cinta kasihmu guna mendidik generasi bangsa.

Selamat !!! Untuk “Siti Mawaddah” atas prestasimu sebagai pengajar terbaik ICC periode bulan Oktober dan November 2009,,, sebagai contoh guru teladan.. Semoga amanah yang saat ini kau emban bisa kau jalankan dengan baik. Mari kita bersama-sama membangun generasi muda untuk masa depan dan membangkitkan harapan-harapan mereka agar kelak mereka bisa menjadi generasi yang berakhlak dan berprestasi. Amiennnnn…

Salam Smart!